BacaanSport

Arsenal, Raih Titel Tertua yang Terbanyak: Gelar Hiburan yang Paling Menghibur

Klub London, Arsenal memastikan gelar Piala FA 2020 untuk ke-14 kali, setelah pada laga final melawan Chelsea di Stadion Wembley, Sabtu (1/8) malam, menang 2-1.

Dua gol kemenangan The Gunners, disumbangkan Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-28 melalui titik putih penalti, serta menit ke-67.

Sedangkan sebiji gol Christian Pulisic pada awal babak pertama, tepatnya pada menit ke-6, tak mampu menghindarkan Chelsea dari kekalahan.

Keberhasilan Arsenal menang di laga final Piala FA tahun ini, menempatkan mereka sebagai klub yang paling banyak merengkuh turnamen tertua di Inggris itu.

Arsenal diketahui keluar sebagai jawara Piala FA masing-masing pada tahun 1930, 1936, 1950, 1971, 1979, 1993, 1998, 2002, 2003, 2005, 2014, 2015, 2017, 2020.

Torehan ini sekaligus, mengalahkan Manchester United yang ada di posisi kedua pengumpul gelar terbanyak dengan 12 trofi. Diikuti Chelsea dan Tottenham Hotspur dengan masing-masing 8 trofi serta 7 gelar disandang Liverpool. “Always. Forward,” tulis akun Twitter resmi Arsenal kegirangan.

Sebelum laga dimulai, Arsenal memang terlihat begitu samangat memburu Piala FA. Selain untuk mengejar status sebagai penyandang gelar terbanyak Piala FA, ini jelas sebagai gelar penghibur mengingat di kompetisi lainnya, The Gunners tak begitu elok performance-nya.

Di sisi lain, kesuksesan Arsenal merengkuh Piala FA musim ini membuat Mikel Arteta sang pelatih sebagai pelatih berkebangsaan Spanyol keempat yang mampu meraih gelar juara di sepakbola tertua di tanah Britania Raya itu.

Dikutip dari laman BBC Sport, sebelum Mikel Arteta ada nama Rafael Benitez, Roberto Martinez dan Josep Guaridiola yang juga mampu mengangkat trofi Piala FA. Yakni Benitez pada 2011-2012. Lalu ada Roberto Martinez bersama Wigan Athletic serta Josep Guardiola bersama Manchester City.

“Yang bikin menarik, saat Man City juara bersama Jose Guardiola 2018-2019, yang jadi asisten pelatihnya itu Mikel Arteta. Nah tahun ini giliran Mikel Arteta yang benar-benar juara sejati bersama Arsenal,” urai Dede Leo, seorang Samarindans, yang diketahui sebagai pecinta Arsenal.

“Okelah ya, ada yang bilang Piala FA ini gelar hiburan. Bebas aja sih, yang jelas kesuksesan ini adalah ajang balas dendam musim lalu dan nggak kalah penting, atas trofi ini Arsenal jadi berhak lolos ke Liga Europa musim depan. Jadi ini bukan sekedar gelar hiburan,” pungkasnya semringah. (*)

Artikel Terkait

Back to top button