BacaanSeni

Delapan Tahun setelah Lewat Djam Malam Direstorasi, Film Bernilai Estetik dan Sarat Sejarah

Lewat Djam Malam adalah satu satu film legendaris dari Indonesia yang diproduksi pada 1954 silam. Disutradarai Usmar Ismail dan skenario ditulis Asrul Sani. Lewat Djam Malam adalah film klasik Indonesia pertama yang direstorasi oleh Museum Nasional Singapura bekerja sama dengan Konfiden, Sinematek, Kineforum Dewan Kesenian Jakarta, dan World Cinema Foundation ––lembaga bentukan sutradara ternama Martin Scorsese pada 2012. Proses restorasi dilakukan di L’Immagine Ritrovata, Bologna, Italia, salah satu laboratorium film terkemuka khusus restorasi yang ada di dunia.

Meski sempat diputar ulang versi restorasinya di bioskop-bioskop pada pertengahan 2012, namun masih banyak orang yang belum menonton film ini. Padahal Lewat Djam Malam dianggap adalah salah satu film Indonesia terbaik yang pernah diciptakan. Selain itu film ini juga punya kandungan sejarah yang kental pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia.

JB Kristanto dalam pengantar buku Lewat Djam Malam Diselamatkan, mengatakan film ini adalah film yang penting dalam nilai kesejarahannya. “Film ini bernilai tinggi bukan hanya karena nilai estetiknya, tapi juga nilai kesejarahannya,” urai JB Kristanto.

Dan setelah 8 tahun pasca restorasi dan pemutaran secara terbatas di bioskop, film ini hadir dalam bentuk Blu-Ray di Criterion Collection. Criterion Collection adalah perusahaan distributor asal New York yang berfokus pada film-film klasik yang dianggap sebagai karya penting dalam sejarah sinema dunia. Mereka bahkan menjual produk secara eksklusif yang tidak lagi diproduksi ulang dan hanya dijual sekali itu saja.

Termasuk dalam Martin Scorsese’s World Cinema Project No. 3 bersama 5 film klasik lain dari seluruh dunia yaitu Brazil (Pixote), Kuba (Lucía), Iran (Downpour), Mauritania (Soleil Ô), dan Meksiko (Dos Monjes). Koleksi film klasik ini bisa dibeli pada 29 September 2020 dengan harga USD 87.46 atau sekitar Rp 1.250.000

Dengan harga yang cukup terjangkau kita sudah bisa menikmati karya dari Usmar Ismail dan warisannya untuk perfilman Indonesia. Mungkin setelah Lewat Djam Malam, film karya Usmar Ismail lainnya yang telah direstorasi yaitu Tiga Dara akan hadir versi Criterion Collection-nya juga. (*)

Artikel Terkait

Back to top button