BacaanTekno

Diskon Provider di Masa Pandemi dan di Akhir Ramadan: Demi New Normal dan Mudik Virtual

Pandemi Covid-19 masih berkecamuk. Hingga kini, ribuan orang terpapar virus asal Wuhan, China itu. Kebijakkan pemerintah untuk melakukan physical distancing pun dilakukan segenap orang. Walhasil, suasana Hari Raya Idulfitri 1441 H tahun ini tampak berbeda.

Banyak orang yang merubah kebiasaan selama bulan Ramadan dengan melakukan kegiatan virtual. Hal ini guna menghindari kerumunan dan mendukung kampanye berdiam diri di rumah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dengan perubahan pola silaturahmi ini, jaringan internet jelas menjadi faktor penunjang utama. Jaringan yang kuat serta stabil bakal sangat membantu masyarakat. Atas dasar itu, provider di tanah air berlomba memberikan layanan terbaik. Juga membanjiri dengan promo.

Salah satunya, Smartfren yang memberikan promo bonus kuota untuk setiap transaksi pembelian paket data. Dikatakan oleh Djoko Tata Ibrahim selaku CEO Smartfren, menjelang Idulfitri pihaknya turut membantu meningkatkan transaksi isi ulang di modern channel Smartfren selama masa pandemi.

“Kami berinisiatif memberikan bonus kuota data tambahan bagi pelanggan. Selain di modern channel, kami juga memberikan voucher diskon untuk setiap isi ulang di Shopee dan Tokopedia. Mudah-mudahan, bonus THR kuota data yang diberikan dapat membantu dan memberikan kebahagiaan pelanggan dalam merayakan Lebaran dari rumah masing-masing dan silaturahmi secara virtual antar anggota keluarga,” jelasnya seperti dilansir Tirto.id.

Hal yang sama juga dilakukan oleh IM3 Ooredoo. Mereka menyediakan paket Freedom Kuota Harian, tentu dengan harga yang terjangkau. Produk ini memiliki tiga keunggulan utama: kuota besar hingga 28 GB dengan fitur 1 GB kuota setiap hari; kuota bisa dipakai 24 jam; dan yang terpenting tak perlu khawatir pulsa tersedot ketika kuota harian habis (pulsa safe).

Selain menawarkan paket unggulan, IM3 Ooredoo juga tetap menjaga kualitas jaringan. “Melihat situasi terkini, di mana kebutuhan telekomunikasi pelanggan meningkat saat pergerakan terbatas, kami berupaya memastikan jaringan tetap optimal baik di perkotaan maupun pedesaan. Karena apapun kondisinya, silaturahmi menjadi yang penting. Kami berharap semua akan segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” kata Vikram Sinha selaku Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo seperti dikutip dari Kontan.

Telkomsel lantas juga tak ingin kalah. Sebagai operator yang dinobatkan sebagai provider jaringan internet selular tercepat di Indonesia pada tahun 2018 itu, mereka memastikan ketersediaan jaringan dan layanan pada akhir Ramadan dan menjelang Idulfitri akan lancar. “Telkomsel sebagai society enabler berupaya untuk memastikan pelanggan dapat tetap menjalin silaturahmi dan saling terhubung dengan orang-orang tercinta walau harus berada di rumah di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat menyesuaikan diri dengan kelaziman baru,” kata Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro dalam siaran pers tertulisnya.

Tri Indonesia juga melakukan langkah yang sama. Demi memperlancar jaringan, mereka mengaku melakukan telah optimalisasi jaringan di 216 point of interest (POI) yang berfokus di lokasi daerah padat penduduk dan di jalur transportasi untuk mendukung bisnis logistik. Diantaranya, 45 POI di Sumatera, 95 POI di Jabodetabek dan Jawa Barat, 41 POI di daerah Jawa lainnya, Bali, dan Nusa Tenggara, beserta 31 POI di Kalimantan dan Sulawesi.

Mereka juga mengaku sudah membangun 2.500 Base Transceiver Station (BTS) dan meningkatkan kapasitas jaringan di 4.000 BTS. Selain itu Tri Indonesia menyediakan armada Cell on Wheels (COW) sebanyak 18 juta unit. Ini semata-mata untuk menambah kapasitas jaringan di titik strategis, seperti rumah sakit rujukan Covid-19.

“Kami senantiasa memantau dan mengendalikan jaringan kami dari Network Operation Center (NOC) yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, termasuk selama Hari Raya berlangsung. Berbeda dari tahun sebelumnya, banyak pelanggan 3 Indonesia yang harus merayakan Idul Fitri tahun ini tanpa dapat bertemu dengan keluarga dan sanak saudara tercinta,” ungkap Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia, M. Buldansyah seperti dikutip dari Medcom.id.

Hal cenderung unik justru diperlihatkan perusahaan operator telekomunikasi seluler XL. Melalui XL Axiata, mereka memberikan lebih dari 1.400 paket data yang berisikan paket XTRA Combo 5GB+5GB, 30 hari dan Unlimited Turbo guna mendukung program mudik virtual.

Direktur Commerce XL Axiata, David Arcelus Oses menuturkan program mudik virtual ini sebagai upaya mendukung dan membantu pemerintah untuk tidak mudik, sehingga mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia bisa lebih optimal.

“Mengikuti himbauan pemerintah untuk tidak mudik tahun ini, maka kami menyesuaikan penyelenggaraan mudik bersama dengan cara virtual. Sehingga program tahunan yang merupakan bentuk apresiasi kami terhadap para retailer yang selama ini sudah membantu kami dalam aktifitas penjualan layanan-layanan XL Axiata tetap dapat berjalan,” ujarnya.

Di sisi lain, Johnny G. Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan pandemi Covid-19 telah mengubah interaksi sosial, yang awalnya fisik berpindah ke platform virtual. Kesiapan jaringan telekomunikasi pun harus menunjang sebagai bagian dari new normal masyarakat Indonesia.

“Saya berharap momentum ini mampu mendorong lebih banyak lagi inovasi lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beraktivitas secara virtual,” papar Johnny. (*)

Artikel Terkait

Back to top button