BacaanSamarindaSocio Cultural

Kami Menganalisa Mengapa Setiap Iduladha Selalu Saja Ada Sapi yang Mengamuk?

Hari raya Iduladha yang dirayakan seluruh umat muslim di dunia identik dengan berkurban hewan ternak. Umumnya di Indonesia hewan yang dikurbankan kalau enggak sapi ya kambing atau kerbau. Berbeda lagi kalau di jazirah Arab umumnya berkurban domba bahkan kurban unta pun termasuk hewan yang diperbolehkan untuk dikurbankan.

Prosesi penyembelihan dilaksanakan sesaat setelah salat Iduladha. Daging hasil kurban ini dibagikan kepada orang-orang yang kurang mampu, terkadang juga dibagikan ke tetangga – tetangga disekitaran masjid.

Hewan kurban ini terkadang sudah dibeli dari peternak seminggu atau beberapa hari menjelang hari raya Iduladha sehingga hewan – hewan tersebut musti dipelihara dulu bertempat di halaman masjid atau lahan kosong milik warga sekitar hingga hari penyembelihan tiba.

Tak jarang kita selalu mendapati berita tentang hewan kurban yang mengamuk, lari ke jalan, bahkan ada pula yang masuk ke coffee shop. Jika diperhatikan, setiap tahun ada saja berita dari jaringan media nasional yang menampilkan berita semacam ini setiap tahunnya. Unik memang, dan kadang terhibur melihat orang-orang dikejar sapi di gang sempit layaknya festival San Fermin di Spanyol.

Berikut ini kami lampirkan beberapa video kompilasi dari tahun ke tahun event sapi lepas dari berbagai pelosok di nusantara.

Menurut salah seorang sender di akun base @samarindabase dalam postingannya, ada beberapa faktor yang membuat hewan – hewan yang jinak ini berubah menjadikannya furious bak banteng dari Spanyol. Seperti hewan tersebut stress karena perjalanan yang jauh ataupun karena dikerumuni, selain itu tempat penampungan sementaranya yang tidak layak pun turut menjadikannya alasan ke-setress-an hewan kurban. Cara pendekatan penyembelihan pun apabila dilakukan secara kasar dan paksa maka hewan kurban akan berontak.

Pemberontakan hewan kurban ini semakin tahun semakin sering kita jumpai di era informatika saat ini, namun hendaknya hewan kurban tidak sampai melakukan revolusi seperti dalam buku Animal Farm karya George Orwell ya hehehe.

Back to top button