BacaanSeni

Keke Bukan Boneka: Kekeyi Jiplak Lagu Novi Umar?

Rahmawati Kekeyi Putri Cantika atau yang populer dengan nama Kekeyi beberapa waktu yang lalu baru saja merilis lagu barunya yang berjudul Keke Bukan Boneka. Beragam reaksi netizen pun menghiasi di berbagai sosial media. Video klipnya cukup eksentrik. Untuk diketahui Kekeyi meraih atensi dari netizen ketika ia melakukan make up tutorial menggunakan balon. Saat itu cukup mendapatkan simpati dari netizen dan selebgram.

Hal menarik ketika kita mendengarkan lagu dari Kekeyi ketika pada lirik “Keke bukan boneka, boneka, boneka!” dengan intonasi nada yang sangat mirip dengan lagu Aku Bukan Boneka yang dinyanyikan oleh Rini Idol. Pencipta dari lagu ini adalah M. Novi Umar, pencipta lagu kawakan asal Samarinda. Novi juga merupakan jebolan dari Cilapop (Cipta Lagu Populer) pada tahun 2006 yang saat itu berhasil menjuarai kompetisi tersebut dengan lagu hits ciptaannya: Jadikan Aku Yang Kedua dinyanyikan oleh Astrid.

Mahakama.co melakukan konfirmasi melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada Novi terkait adanya kemungkinan terjadinya pelanggaran hak cipta tersebut. “Awalnya rada bingung ya, kemungkinan Kekeyi enggak ngerti soal hal itu (hak cipta), tapi setidaknya Kekeyi pasti ada manajer atau manajemen yang membantu dia untuk meminta izin secara pribadi atau ke label,” jelas Novi saat ini menjabat sebagai Chief Marketing Officer di Borneo FC.

Ungkapan kekecewaan tidak dapat disembunyikan oleh Novi terlebih soal part lagu yang dipakai Kekeyi tersebut menjadi part andalan dan hook pada lagu yang dinyanyikan Rini tersebut. Namun di balik rasa kecewanya, Novi tetap berikhtiar bahwa rezeki masing-masing dari manusia itu sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Secara pribadi harapan dari Novi cukup sederhana. “Ya kalau mereka paham minimal mengkonfirmasi dan berkomunikasi (perihal izin penggunaan lagu) tapi tinggal dari label seperti apa tindakannya dan biar dari label yang mengurusnya”.

Sementara itu Rini yang menyanyikan lagu Aku Bukan Boneka, membuat posting-an satir terkait karya dari Kekeyi tersebut dengan mem-posting penggalan video klip dari lagu tersebut dan menuliskan caption “Setelah sekian lama, akhirnya bisa nyanyi Aku Bukan Boneka lagi bareng temen duet baru ✨”.

Hak cipta sebuah karya merupakan tindakan dari sang pencipta karya dalam melindungi karyanya agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh orang lain tanpa izin. Sepanjang tahun 2019 pelanggaran hak cipta yang diadukan sebanyak 47 kasus meliputi dari pelanggaran merek, hak cipta, paten dan desain industri menurut data dari Kementerian Hukum dan HAM. Namun seolah jarang diberitakan tentang kasus pelanggaran hak cipta lainnya, kasus Kekeyi ini membuat kita berasumsi bahwa minimnya apresiasi terhadap pencipta karya sehingga mengesampingkan aspek legal dari penyalahgunaan karya tersebut.

Hingga artikel ini ditulis, saat ini pihak label sedang mempelajari kasus lagu Kekeyi tersebut apakah akan diperkarakan atau ada tindakan lainnya yang akan diambil oleh pihak label. (*)

Artikel Terkait

Back to top button