BacaanSport

Ketika Warganet Memilih Nabil Husien Jabat Manajer Timnas U-19: “Sekarang Saya Komitmen Besarkan Borneo FC Dulu”

Sepak bola Indonesia, selalu menarik untuk diperbincangkan. Dan terkini, polemik perihal lowongnya jabatan manajer Timnas Indonesia U-19.

Posisi ini sendiri sudah diambil alih oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Namun ia menegaskan bahwa dirinya cuma sementara menjadi manajer Timnas Indonesia U-19.

“Sekarang manajer belum ada. Ini (jabatan Manajer Timnas U-19) menjadi tanggung jawab saya terhadap Timnas Indonesia dan saya akan betul-betul memperhatikan timnas,” ucap Bule, begitu Mochamad Iriawan biasa disapa.

Pria yang memiliki latar belakang sebagai pejabat tinggi Polri itu menyebutkan, untuk kedepan penggantinya nanti harus benar-benar berdesikasi meningkatkan prestasi bangsa. Serta tak membuat timnas sebagai panggung semata.

“Nanti (diserahkan) kalau ada manajer yang betul-betul ingin memajukan timnas. Sekarang ini saya belum menemukan sosok itu,” tambah Iwan Bule, seperti dilansir Detik Sport.

Beberapa nama pun mulai bertebaran di pelbagai platform. Mulai dari mantan pesepakbola, mantan pengurus PSSI hingga pemilik klub. Khusus untuk pemilik klub ini, sosok muda Nabil Husien Said Amin disangkut pautkan.

Munculnya Nabil sebagai kandidat yang diusung warganet sebagai calon manajer timnas memang sesuai prediksi. Selain dianggap bisa membawa sepak bola Indonesia ke arah lebih baik, Nabil juga diunggulkan karena sudah teruji membuat Borneo FC, menjadi klub yang disegani saat ini. Selain nama Nabil, ada juga nama-nama lain diantaranya Ratu Tisha dan Bambang Pamungkas, yang juga sering wara-wiri membawa pesan bahwa ketiga orang tersebut memang layak.

Saat dikonfirmasi terkait kabar itu, Nabil Husien Said Amin bersikap realistis. Selain disibukkan dengan aktivitasnya sebagai presiden tim Borneo FC, ia juga diketahui tengah sibuk sebagai pengusaha di berbagai bidang.

Meski demikian, Nabil tak menapik bahwa kepercayaan banyak pihak membuatnya terharu. “Terima kasih karna masyarakat Indonesia banyak mendukung saya. Saya apresiasi itu. Jika memang serius, mungkin bisa saya pikirkan dengan baik,” urai Nabil.

“Tapi untuk saat ini, saya masih berkomitmen untuk membesarkan Borneo FC klub kebanggaan orang Samarinda,” terangnya lagi.

Ya, konsentrasi Nabil Husien kepada Borneo FC memang masih tinggi. Ia masih memiliki misi membawa Pesut Etam berlaga di kancah internasional. Atas dasar itu, ia melecut kencang timnya agar target impiannya itu segera digapai.

Borneo FC sendiri, hingga sebelum ditundanya kompetisi Liga 1 2020 akibat wabah Covid-19, berada di posisi 3 besar dengan poin 6 hasil dua kali menang dan sekali kalah. Jika ingin menembus level Asia, Borneo FC harus berada di posisi pertama atau runner up. Atau, menjuarai turnamen Piala Indonesia yang juga memiliki slot untuk ke Asia. (*)

Artikel Terkait

Back to top button