Komunitas

Barber Terror Syndicate Present Road to Barber Terror Volume 2

Geliat Bisnis Barbershop di Kota Tepian: Tingkatkan Kualitas Pencukur dengan Pertemuan Rutin Bulanan

Bisnis pangkas rambut bisa dibilang sedang naik daun. Wajar, karena kebutuhan pria untuk selalu tampil rapi sudah menjadi keharusan. Banyak bisnis pangkas rambut bermunculan di Kota Tepian. Sehingga memunculkan komunitas. Seperti komunitas yang tergabung dalam Barber Terror Syndicate.

Untuk menunjukkan eksistensinya, Barber Terror Syndicate rutin menggelar kegaitan bulanan. Digelar sejak Januari 2021 lalu, kini kegiatan tersebut telah memasuki bulan ketiga. Seperti yang digelar pada Rabu malam (24/3/2021).

Bertempat di Awier’s Barbershop, Jalan Rapak Indah, Sungai Kunjang, Samarinda, Anton Priambodo, perwakilan komunitas membenarkan bahwa kegiatan ini digelar rutin setiap bulan.

“Sengaja kami melakukan roadshow di beberapa titik barbershop milik kawan-kawan yang tersebar di Kota Samarinda dan sekitarnya, sebelum menuju event puncak yang rencananya akan kami adakan setelah Lebaran nanti,” kata Anton.

Terhitung puluhan tamu yang didominasi oleh para kapster berusia 20-35 tahun itu terlihat sangat antusias memperhatikan materi yang diisi Ekky dari KJS Barbershop, Budi La Victoria dari Outcast Barbershop dan Sunarman selaku fotografer dan penata gaya dari Old Razors Barbershop.
Satu-persatu dari tiga pemateri memberikan tip dan trik. Mulai teknik shaving atau mencukur janggut dan kumis. Dilanjutkan teknik mencukur dan menata rambut sesuai gaya yang sedang trending sekarang. Hingga teknik memotret konsumen yang telah selesai dicukur. Aksi ini bisa digunakan sebagai personal branding barbershop untuk dapat diunggah ke media sosial.

Acara ini berlangsung 4 jam. Mendapatkan dukungan dari Wahl Pro Indonesia, selaku distributor alat cukur rambut. Brand ini sudah sangat lekat dengan para penata rambut di seluruh dunia. Bahkan Wahl memberikan produk mereka secara cuma-cuma sebagai door prize kepada peserta yang beruntung.

Selain dari produk internasional tersebut, acara ini juga mendapatkan dukungan dari pelaku UMKM lokal dari Samarinda, di antaranya Klinik Kopi dan Kedai Collective yang menyediakan konsumsi untuk para peserta acara.

Jali Abu Hamiz, sebagai salah satu panitia juga menambahkan bahwa pergerakan mereka untuk komunitas ini tidak akan berhenti dalam waktu dekat. “Kami akan berusaha untuk terus memberikan dukungan kepada kawan-kawan yang terlibat di acara ini. Tidak hanya kepada peserta, namun juga kepada seluruh pendukung acara. Kami berharap ke depannya acara ini akan terus berlangsung. Sehingga mampu mengedukasi semua pelaku usaha barbershop sambil merangkul beberapa UMKM di Samarinda,” pungkasnya. (*)

Back to top button