BacaanSamarindaSocio Cultural

Maaf, Kode SMD untuk Pasien Covid-19 di Samarinda adalah Sebuah Kesalahan

Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda tak lepas dari paparan Covid-19. Hingga 7 Mei 2020, sedikitnya 25 orang di Samarinda yang terpapar virus asal China tersebut. Dari beberapa kali rilis yang disebar ke sejumlah media, sering kita membaca soal pengkodean bagi para pasien dilabeli dengan singkatan SMD. Lalu diikuti nomor urut 01 hingga seterusnya, sesuai perkembangan terbaru dan jumlahnya secara berurutan.

Terbaru kode pasien positif Covid-19 yang mengemparkan Kota Tepian adalah SMD25. Pasalnya, SMD25 diketahui tidak memiliki gejala serius, sehingga sempat berkeliaran ke sejumlah tempat-tempat umum. Termasuk mengunjungi kantor pelayanan utama Bank Kaltimtara (BPD Kalimantan Timur-Utara) pada 17-19 April 2020. Walhasil, karyawan Bankaltimtara yang berinteraksi dengan SMD25 harus menjalani rapid test.

Namun, tahukah kamu bahwa pemilihan huruf singkatan SMD yang ditujukan untuk pasien di Samarinda tidak tepat jika merunut Badan Standarisasi Nasional (BSN) Indonesia. Karena singkatan yang tepat untuk Samarinda bukan SMD, tapi SMR berdasarkan SNI kode 7657:2010 yang mengacu pada kode internasional ISO 3166. 

Adapun metode yang dipakai adalah menggunakan tiga huruf kombinasi vokal dan konsonan. Sedangkan singkatan SMD sendiri ditunjukan untuk Kota Sumedang di Provinsi Jawa Barat.

Memang tak tepat jika kita meributkan hal itu di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Mungkin saja dianggap tidak substansial untuk dibahas. Masih ada persoalan yang jauh lebih penting untuk diselesaikan, ketimbang membahas perihal singkatan nama kota. Namun, singkatan kota ini perlu distandarkan untuk berbagai kepentingan teknis dan administratif, agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Dalam hal ini, Mahakama.co tidak bermaksud tendensi dengan pihak mana pun. Namun saran kami, kedepan instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Timur dan Kota Samarinda serta tim Gugus Tugas Covid-19 di daerah ini untuk bisa lebih teliti lagi dalam pemberian nama/kode yang memakai singkatan. Ini untuk mencegah potensi sama dengan daerah lain di kemudian hari. Nasib baik, di Sumedang tidak turut memakai SMD dalam kode pasien Covid-19. 

Perlu diingat, daftar nama kota yang diterbitkan oleh Badan Standarirasi Nasional (BSN) Indonesia ini telah dibahas dalam rapat konsensus yang melibatkan berbagai pihak. Termasuk unsur pakar, pemerintah, dan instansi terkait.

Dan berikut, kami sajikan daftar kode singkatan nama 4 kota besar yang ada di Kalimantan Timur, biar enggak ikut tesalah-salah:

1. Balikpapan: disingkat BPP. Bukan BPN, apalagi Bepepeh.
2. Bontang: disingkat BON, ayo siapa yang ngira BTG.
3. Samarinda: disingkat SMR. Bingung juga darimana asalnya bisa disingkat SMD.
4. Tenggarong: disingkat TRG. Iya TRG, bukan TGR yang selama ini kamu pikir.

Artikel Terkait

Back to top button