BacaanSport

Membanggakan, Borneo FC Kantongi AFC Club Licensing Cycle 2020 dengan Predikat Granted

Orang Samarinda patut berbangga. Sebab klub kebanggaan mereka, Borneo FC Samarinda, termasuk dari 7 klub di Indonesia yang berhasil mendapatkan predikat granted atau lolos tanpa syarat dalam AFC Club Licensing Cycle 2020. Itu tertuang melalui surat Club Licensing Committe (CLC) PSSI bernomor: 004/CLC-PSSI/XI/2020.

Selain Borneo FC, klub lainnya yang juga lolos: Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Persib Bandung, Arema FC dan Persija Jakarta. Nama klub terakhir lolos setelah melalui mekanisme banding. Sebab Macan Kemayoran -julukan Persija- dalam keputusan Club Licensing Committee 19 November 2020 di Hotel Harris FX, Jakarta, sempat dinyatakan tak lolos verifikasi.

AFC Club Licensing Cycle merupakan standarisasi dan verifikasi kualitas manajemen sepak bola profesional. Tak hanya Indonesia, klub-klub negara lain juga mengikuti proses ini guna mendapatkan label profesional.
Tujuannya untuk mendokrak kualitas perkembangan klub. Pada era sepak bola profesional saat ini, AFC Club Licensing juga sebagai kewajiban atau syarat utama untuk berlaga di kompetisi resmi AFC, seperti Liga Champions Asia, AFC Cup maupun AFF Championship.

Head Club Licensing Borneo FC, Reza Katamsi menerangkan bahwa pihaknya sudah sejak 2017 silam rutin mengikuti proses verifikasi yang selalu digelar setiap musim.

Keberhasilan Borneo FC mendapatkan predikat klub profesional bersama enam klub lain dari 18 klub peserta Liga 1 tahun ini jelas membanggakan. Ini merupakan kali kedua Borneo FC berhasil menyandang predikat klub profesional. “Setelah kita ada di top league, pada tahun 2017 kami ikut proses verifikasi AFC Club Licensing ini. Tahun 2017 kami belum dapat, setahun kemudian 2018 berbekal pengalaman sebelumnya Alhamdulillah bisa dapat. Namun 2019 ada kendala sehingga kami gagal. Sekarang untuk 2020 Alhamdulillah dapat lagi,“ urai Reza.

Bos besar Borneo FC, Nabil Husein Said Amin pun angkat suara ketika tahu klubnya berhasil lolos verifikasi AFC CLub Licensing. “Alhamdulillah, bangga dan terima kasih untuk orang-orang hebat di manajemen,” urainya sambil berharap keberhasilan ini terus dipertahankan setiap musim.

Sementara itu, PSSI melalui Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yunus Nusi mengapresiasi keinginan klub yang menyelesaikan AFC Club Licensing Cycle 2020. Ia berujar, kedepannya, akan terdapat National Club Licensing yang diperuntukkan tak hanya untuk klub di Liga 1, namun juga Liga 2.
“Kita harus membuktikan bahwa Indonesia memang sudah berada dalam track menuju sepak bola industri. Semakin banyak klub sepak bola profesional, secara otomatis semakin maju jaya sepak bola Indonesia,” papar pria yang juga Ketua asisosiasi provinsi (Asprov) PSSI Katim itu. (*)

Artikel Terkait

Back to top button