BacaanSamarindaSport

Rilisan Terbaru Jersey Borneo FC Dengan Tema Blackout

Kepastian sepak bola Indonesia masih mengambang. Kompetisi yang seyogyanya bakal diputar pada awal Oktober itu molor pelaksanaannya. Borneo FC sebagai wakil Pulau Kalimantan di kompetisi Liga 1 2020, sejak bulan lalu sudah meliburkan pemainnya, setidaknya hingga Januari 2021 mendatang. Kompetisi sendiri dijadwalkan ulang akan dihelat pada bula Februari tahun depan. Itupun kalau betul-betul terlaksana.

Ditengah ketidakpastian itu, Borneo FC mendapat pasokan jersey tempur ketiga dari apparel pendukung. Ya, Riors Apparel yang sejak musim ini ditunjuk sebagai pemasok pakaian tempur diatas rumput hijau skuad Pesut Etam, telah merilis jersey Borneo FC bertemakan all black atau serba hitam. Sampai-sampai logo kesebelasan pun dibuat berwarna hitam.

Dari rilisnya Riors juga menerangkan jersey third ini memakai teknologi termutakhir yaitu Drynier. Perusahaan asal Tanggerang ini juga memakai 3D welding 3D silicon dalam material logo. Jersey Borneo FC blackout sponsorless dibanderol dengan harga Rp 599 ribu.

Yang menarik, Riors selain merilis jersey Borneo FC polosan tanpa sponsor, mereka sempat merilis versi lengkap dengan sponsor. Namun anehnya, tak berselang lama postingan lengkap bersponsor tersebut ditarik kembali. Tak ada keterangan resmi terkait ditariknya jersey serba hitam lengkap dengan sponsor itu dari peredaran. Kuat dugaan, ini terkait perihal visibilitas sponsor. Uniknya hingga berita ini dinaikkan, akun media sosial Borneo FC sama sekali tidak mengabarkan soal “pakaian perang” terbaru mereka. Adem ayem seperti tidak ada yang baru. Padahal biasanya mereka paling gercep mengabarkan jika ada hal baru menyangkut perkembangan tim.

Atas rasa penasaran, kami pun mencoba menghubungi Kepala Kantor Borneo FC, Abe Hedly, perihal isu jersey Borneo FC terbaru ini. Namun eks sekretaris tim nasional Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 itu justru memilih pelit berbicara. “Nanti saja lewat akun sosmed atau website Borneo FC yang jawab,” urai Abe sembari mengakhiri pembicaraan.

Sebagai informasi, sponsor Borneo FC yang sempat dirilis dalam postingan Riors itu terdapat tulisan SBS berbalut pulau Kalimantan. Posisi logo sponsor ini mengantikan tempat sponsor sebelumnya yang ditempati Ansaf. Ansaf merupakan perusahaan batubara besar di Samarinda. Sedangkan SBS sendiri tidak diketahui jenisnya bergerak dibidang apa. Sebab, Borneo FC pun belum merilis kabar perihal sponsor baru maupun sponsor lama yang tidak lagi berlanjut mendukung kiprah mereka di kancah sepak bola nasional dan internasional.

Artikel Terkait

Back to top button