Samarinda

Ganggu Aliran Air, Andi Harun Minta Pemilik Lahan Hotel Harris Bongkar Bangunan Kafe 

Ketegasan Wali Kota Samarinda Andi Harun terhadap proyek-proyek yang diangga menghambat aliran air benar-benar dibuktikan. Kali ini orang nomor satu di Kota Samarinda itu membidik bangunan kafe di dekat Hotel Harris di Jalan Untung Suropati, Sungai Kunjang.

Wali Kota didampingi sejumlah pejabat lainnya bersama Dinas PUPR, DLH Dinas Pertanahan dan Dinas Perhubungan, Senin, 2 Agustus 2021 meninjau langsung lokasi lahan di hotel tersebut.

Kedatangan rombongan pemerintah kota, disampaikan Andi Harun berkaitan dengan tindaklanjut penyelamatan aset lahan milik Pemkot Samarinda yang sejak lama dikuasai pihak ketiga.

“Kesannya aliran DAS ini masuk dalam tanah hotel padahal itu di luar hotel,” ungkapnya kepada awak media.

Dalam waktu tiga hari ke depan Andi Harun akan menurunkan tim untuk mengukur bata lahan yang secara langsung berbatasan dengan lahan Hotel Harris Samarinda.

“Dalam 2 atau 3 hari ini saya akan turunkan tim untuk mengukur. Kira-kira batas parkir kendaraan, jadi sebagian besar musala itu itu masuk lahan pemerintah. Saya sudah kantongi sertifikatnya,” jelasnya.

Orang nomor wahid di Kota Samarinda itu menambahkan, selain mengenai batas lahan, Pemkot Samarinda memiliki dokumen perjanjian saat hotel tersebut dibangun.

Dokumen tersebut berisi instruksi pembongkaran bangunan kafe yang hingga kini aktif digunakan oleh pemilik kafe.

“Pada saat pemberian izin ini kafe ini harus dibongkar. Sampai sekarang belum dilakukan pembongkaran. Dalam 2 atau 3 hari kedepan saya akan keluarkan surat perintah untuk melakukan pembongkaran sacara mandiri,” ujarnya.

Rudy Gunawan pemilik lahan di Hotel Harris berkomitmen siap mematuhi perintah wali kota. “Kita sih ikut aturan saja. Kita usahakan bongkar mandiri,” tuturnya. (advertorial)

Artikel Terkait

Back to top button