Samarinda

Program 100 Hari Kerja Andi Harun: Pedagang di Luar Pasar Harus Masuk ke Dalam

Mahakama.co

Andi Harun terus tancap gas untuk menuntaskan program 100 hari masa kerjanya sebagai Wali Kota Samarinda. Pada Rabu (17/3/2021) Andi Harun menghadiri kegiatan “Wali Kota Menyapa” yang disiarkan secara langsung melalui platform digital.

Di panggung ini, Wali Kota membeber sejumlah program yang harus dia tuntaskan dalam masa kerja 100 hari pertama. Sejak dilantik pada akhir Februari 2021, sejumlah persoalan mulai diselesaikan. Salah satunya adalah menghilangkan semua tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang ada di tepi jalan protokol. Selanjutnya menertibkan pedagang liar atau PKL yang biasa berjualan di tepi jalan atau di luar areal pasar.

Terkait program kedua, Andi Harun meminta agar pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalan harus berani masuk ke dalam pasar. Selain mengganggu ketertiban arus lalu lintas, pedagang liar di luar pasar juga mengganggu rezeki pedagang resmi di dalam pasar. Padahal pedagang di dalam pasar membayar retribusi sesuai ketentuan.

Kata Andi Harun, kedua program ini sangat penting untuk memastikan tidak ada kemacetan di tengah kota. Pedagang tidak boleh lagi menggelar jualannya di tepi jalan atau di bahu jalan. Kecuali di tempat-tempat yang sudah ditentukan.

Katanya, Pemkot Samarinda tidak menghambat rezeki PKL yang selama ini sudah menggelar dagangannya di tempat itu. Dia hanya ingin menata. Agar Kota Samarinda semakin asri. Dengan begitu, masyarakat secara keseluruhan juga akan mendapatkan manfaatnya.
“Kalau jualannya di atas trotoar kan, akan mengganggu masyarakat banyak,” kata Andi Harun.

Dalam kesempatan itu, juga hadir pengamat tata kota, Farid Nurramhan. Alumnus Inggris yang juga dosen di Institut Teknologi Kalimantan (ITK) ini mengatakan, sebelum dilakukan penertiban, PKL-PKL itu harusnya didata dulu. Setelah itu lalu dicarikan tempat alternatif yang legal dan tidak mengganggu estetika kota. “Sehingga program pemerintah kota dan ekonomi masyarakat tetap berjalan beriringan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Back to top button