Samarinda

Respons Wali Kota Atas Meningkatnya Kasus Covid-19, Keluarkan Edaran PPKM Mikro

Untuk mengatasi dan membatasi penyebaran Covid-19 diperlukan respons tindakan yang cepat dan tepat dari seorang kepala daerah. Hal ini juga yang dilakukan Wali Kota Samarinda Andi Harun menyikapi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Samarinda yang semakin meningkat.

Dari data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda pada Minggu, 4 Juli 2021 lalu, kasus terkonfirmasi positif mencapai 14.651. karena itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun akan mengeluarkan surat edaran terbaru tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro pada, Senin, 5 Juli 2021. 

Andi Harun membeberkan isi dari surat edaran tersebut. Pertama, aktivitas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota akan dihentikan. 

“Aktivitas ASN kembali menjadi Work From Home (WFH). ASN tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah dan tidak menerima tamu dinas, kecuali ada hal dinas yang mendesak,” bebernya kepada awak media. 

Kedua, aktivitas perekonomian masyarakat yang berpotensi menghasilkan kerumunan massa akan dihentikan, seperti pasar malam. 

“Bagi mal dan Tempat Hiburan Malam (THM) beroperasi sampai pukul 21.00. Kecuali toko kebutuhan bahan pokok diberi kelonggaran sampai pukul 11.00,” jelas Wali Kota.

Terdapat pengecualian, sektor kesehatan seperti apotek, klinik, dan tempat donor darah akan terap diperbolehkan. Hal ini juga berlaku di rumah ibadah dimana kegiatan ibadah akan dilakukan kebijakan protokol kesehatan berjarak dengan ketat. 

Mengenai jalur transportasi umum kewenangan Pemkot hanya sebatas melakukan pembatasan aktivitas di bandara, terminal, ataupun pelabuhan. 

“Transportasi umum kita batasi jalur keluar masuk dan tentu akan kita perketat pengawasan di sana,” pungkasnya. (advertorial)

Artikel Terkait

Back to top button