Samarinda

Tingkatkan Kecerdasan Spirutual Masyarakat, Wali Kota Resmikan Masjid Baitus Sya’ban

Pembangunan yang dicanangkan Wali Kota Samarinda Andi Harun tidak hanya persoalan proyek dan infrastruktur. Tapi juga pembangunan dalam hal mencerdaskan masyarakat dan meningkatkan spiritual. Karena itu, salah satu bentuk dukungan terhadap program di bidang sumber daya manusia, Andi Harun resmikan Masjid Baitus Sya’ban di Jalan S Parman, Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Ulu, Jumat, 9 Juli  2021. Peresmian ini juga bersamaan dengan kegiatan rutin pemerintah kota Samarinda yakni Safari Jumat.

Dalam sambutannya, Andi Harun sangat mengapresiasi panitia pembangunan Masjid Baitus Sya’ban serta masyarakat sekitar yang telah memberikan kontribusinya dalam pembangunan keagamaan di Kota Samarinda.

“Dengan adanya sarana ibadah ini diharapkan akan semakin mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT yang akan menuju kemenangan yang besar,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut pula, Andi Harun mengimbau masyarakat agar terus waspada akan ancaman Covid-19.

Sebab, lonjakan kasus Covid-19 sedang dalam fase meningkat beberapa pekan terakhir. Hal ini menjadi perhatian serius banyak pihak.

“Namun kita juga bersyukur sampai saat ini di Kaltim hanya ada tiga kabupaten/kota yang masuk dalam kondisi darurat Covid-19 yakni Balikpapan, Bontang, dan Berau,” ungkapnya.

Meski lanjut AH, sapaan karib wali kota, Samarinda sebagai ibu kota provinsi tentu harus selalu waspada. Oleh karena itu, pemerintah kota mengeluarkan instruksi wali kota dalam rangka menjaga keselamatan dan kesehatan warga.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah semata, namun tugas kita bersama untuk menaati protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari paparan Covid-19,” ujarnya.

“Saya juga memohon melalui Masjid ini, dilakukan pendidikan atau edukasi kepada masyarakat, baik menyangkut masalah keagamaan maupun kemanusiaan. Saya juga meminta kepada pengurus untuk mensosialisasikan pentingnya prokes. Semoga dari masjid ini pula, akan menciptakan kesadaran masyarakat untuk membentuk Samarinda dan warganya menuju herd immunity (kekebalan kelompok,” pungkasnya. (advertorial)

Artikel Terkait

Back to top button