Samarinda

Wali Kota Sebut Operasi Yustisi Berhasil Tekan Laju Lonjakan Kasus

Berbagai cara dilakukan untuk memastikan penularan Covid-19 bisa dikendalikan. Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat berjalan sesuai ketentuan, perlu digalakkan operasi yustisi.

Ya, giat operasi yustisi tiga hari terakhir yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Samarinda dinilai berhasil menekan laju lonjakan kasus Covid-19.

Hal tersebut diutarakan Wali Kota Samarinda Andi Harun usai menggelar rapat evaluasi penanggulangan Covid-19 di Samarinda, Senin, 12 Juli  2021 di kantor Balai Kota.

“Angka positif Covid-19 menurun. Terakhir tidak lebih dari 100 kasus,” ungkapnya.

Andi Harun menambahkan, pertemuan ini untuk menekankan intensitas kebijakan yang diberlakukan Pemkot Samarinda.

Sejak diberlakukannya Instruksi Wali Kota Samarinda 1/2021 dan 2/2021 membuat pengaruh yang cukup signifikan pada laju penyebaran Covid-19 di Samarinda. Sebab aktivitas operasi yustisi yang dilakukan oleh Pemkot Samarinda bersama unsur TNI-Polri pada beberapa hari belakangan membuat intensitas masyarakat berkerumun turut berkurang. 

“Kami bisa lihat operasi yustisi yang dilakukan. Ini bergerak sampai ke tingkat RT. Tadi kami buat pertemuan untuk meningkatkan intensitas. Semua kelurahan bergerak secara masif. Malam ini (Senin 12 Juli 2021) akan berlanjut. Termasuk pengetatan,” paparnya.

Ia menegaskan, sekira 95 persen pelaku usaha perlahan mengikuti aturan pemerintah kota. Meski, 5 persen lainnya masih terpantau melanggar. 

“Ini yang harus kita imbau sampai semua sadar bahwa Covid-19 ini hari kita lawan bersama. Kita harus kompak. Jangan sampai karena 5 persen yang tidak patuh aturan jadi masalah untuk masyarakat,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, berdasarkan data harian yang telah di rilis Dinas Kesehatan Kota Samarinda, angka konfirmasi positif pada 9 Juli mencapai 250 kasus, terakhir data 12 Juli mengalami penurunan kasus konfirmasi menjadi 111 kasus. (advertorial)

Artikel Terkait

Back to top button