BacaanKomunitasSamarinda

Semarak World Bicycle Day 2020 di Samarinda: Tahunnya Sepeda Lipat

Majelis Umum Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan 3 Juni sebagai hari bersepeda dunia. Keputusan itu diberlakukan pada April 2018 silam. Sudah tiga tahun sejak diputuskan, World Bicycle Day selalu dirayakan penggemar sepeda di seluruh dunia dengan berbagai aktivitas, terutama dengan bergowes secara bersama-sama.

Di tengah serangan pandemi Covid-19 yang menyerang beberapa negara, perayaan World Bicycle Day tahun ini tetap semarak digelar. Di Indonesia contohnya, meski tak benar-benar bebas dari ancaman Covid-19, namun menurunnya variabel angka penularan orang yang terpapar virus mematikan ini serta mulai diterapkannya relaksasi di sejumlah daerah, membuat perayaan World Bicycle Day meriah.

Kota Samarinda menjadi satu diantara banyak daerah di Tanah Air yang turut menyemarakkan kegiatan ini. Berbagai komunitas sepeda turun ke jalan. Berbagai macam sepeda pun tampak bersiliweran di tengah kota. Aktivitas itu tampak dimulai pada pagi hari, sore menjelang petang hingga puncaknya terjadi pada malam hari.

Khusus malam hari, jenis sepeda yang berkeliaran lebih banyak didominasi sepeda lipat. Jenis sepeda ini memang tengah booming. Terlebih lagi, dua komunitas besar sepeda lipat di Samarinda sepakat turun ke jalan malam itu.

“Kami di Samarinda beruntung karena penyebaran Covid-19 mulai berkurang. Pemerintah mulai bertahap menerapkan relaksasi sebagai upaya menuju new normal. Sehingga kami pun bisa keluar rumah. Jadi event World Bicycle Day yang memang ditunggu-tunggu, bisa kami lalui dengan gowes bersama-sama,” ujar Abdul Giaz, sekretaris komunitas sepeda lipat, Giseli Samarinda.

Di Samarinda sendiri selain Giseli, juga ada komunitas sepeda lipat, FBS (Folding Bike Samarinda) yang turut menyemarakkan World Bicycle Day 2020. Turunnya dua komunitas besar di Kota Tepian malam itu secara bersamaan dengan rute yang berbeda itu membuat suasana jalanan ibukota Kaltim riuh dengan sepeda lipat.

Selain Samarinda, komunitas sepeda di Bontang juga turut melakukan hal serupa. Tampak ratusan pecinta sepeda lipat kota taman bergabung jadi satu pada Rabu malam (3/6) kemarin. Mereka adalah Folding Bike Bontang, Seliweran dan Dragon Ride.

View this post on Instagram

WORLD BICYCLE DAY 2020 ✌ .

A post shared by Folding Bike Bontang (@foldingbikebontang) on

“WHO bilang dengan bersepeda juga salah satu cara agar tubuh tetap fit. Kalau stamina bagus untuk terpapar Covid-19 kemungkinan kecil. Tapi kami sadar Corona kan masih belum tertanggani sepenuhnya, untuk itulah kami mewajibkan anggota tetap pakai masker saat berkumpul,” papar Abdul lagi.

World Bicycle Day ini sendiri memiliki pesan utama, yakni “The main message is to show that the bicycle belongs to and serves all of humanity,“. Di mana sepeda yang sudah ada selama dua abad, dianggap sebagai alat transportasi yang sederhana, bersih, ramah lingkungan dan sangat diandalkan. Happy World Bicycle Day Everyone! (*)

Artikel Terkait

Back to top button