Bacaan

Sintink! Warga Samarinda Tawar Sepeda Lipat Ustaz Taqy Malik Hampir Rp 1 Miliar

Taqy Malik bikin jagat maya bergetar. Sebab sepeda lipat miliknya ditawar warga Samarinda seharga Rp 980 juta. Adapun merek sepeda lipat pria yang dikenal sebagai ustaz bersuara merdu itu ialah: Brompton Explore.

Kabar ditawarnya sepeda Brompton itu dia bagikan melalui Instagram Story pribadi miliknya. Dalam paparannya itu, juga turut dibagikan tangkapan layar dari para penawar. Nominalnya beragam. Mulai puluhan juta hingga ratusan juta.

Tawaran awal dimulai dari angka Rp 65 juta. Hingga hari ke hari angkanya terus bertambah. Bahkan saking banyaknya tawaran yang masuk, dirinya pun kaget dan merasa unik.

“Jujur, beberapa hari terakhir ini banyak banget yang mau bayarin. Hari ini aja udah 4 orang yang mau bayarin. Yang bikin gue kaget, tawaran itu malah semakin tinggi, sampe terakhir ada yang nawar di angka Rp 500 juta. Geleng-geleng kepala, dah,” ujarnya.

Sebenarnya, menurut ustaz tampan itu, dirinya sama sekali enggak ada niat buat menjual sepeda lipat ini. Sebab diakuinya dirinya masih suka gowes setiap minggu.

Terlebih sepeda lipat milik Taqy Malik tergolong barang susah dicari. Karena termasuk sepeda lipat limited.

History-nya yang bikin mahal bagi gue. Udah dibawa ampe ke Mesir sama Madinah. Muter-muter sekitaran Masjid Nabawi sampai ke Jabal Rumman/Uhud,” ceritanya.

“Rp 980 juta sudah bang, deal. Kirim rekening saya orang Samarinda Kalimantan Timur,” tulis seseorang di DM instagram Taqy Malik.

Taqy Malik pun mengakui, tawaran yang masuk sempat membuat dirinya goyah. Apalagi dari IG story yang terus di-updatenya itu, tawaran Rp 980 juta dari orang Samarinda telah dilangkahi penawar dari Riau senilai Rp 1 miliar. Fantastis!

“1 M, Mas Taqy. Buat investasi jangka panjang. Kirim no req mas taqy, Riau mas,” urai penawar mencoba menyakinkan.

Sebelumnya Taqy memang sempat berujar bahwa sejarah sepeda Brompton Explore miliknya lebih mahal dari segalanya. “Uang bisa dicari, tapi kenangan enggak bakal bisa dicari. Gue enggak tau ini tawaran ampe tembus di angka berapa. Kuatin gue yaa Allah,” teguhnya menyakinkan diri.

Fenomena tawar menawar sepeda lipat ini memang tengah ramai diperbincangkan. Abdul Giaz, sekretaris komunitas sepeda lipat, Giseli Samarinda, membenarkan jika orang-orang yang sudah hobi dengan sepeda kadang bisa ngalahin logika. “Kemaren aja Pangeran William dan Kate Middleton sama David Beckham bikin amal, harganya cuman Rp 250 Juta. Lah ini Rp 1 miliar. Sintink,” sahutnya terkejut.

Diterangkan Adul —sapaan akrabnya—, uang bagi pesepeda yang addict bukanlah segalanya. Yang penting saat bisa memiliki sepeda yang diinginkan, berapapun harganya bakal beli.

Di komunitasnya, Giseli Samarinda, juga ada member yang memakai Brompton. Sepeda ini merupakan sepeda kelas atas. Harganya juga tergolong tinggi di banding sepeda lipat sejenis. Hal itulah yang menjadi sebab, orang yang memakai Brompton lebih di-exclusive-kan di mata kebanyakkan anak sepeda.

“Iya di Giseli ada juga yang pakai Brompton. Lumayan banyak, bahkan satu orang bisa ada yang punya 3-4 sepeda Brompton, luar biasa kalau di pikir-pikir,” katanya.

“Dan sebenarnya ini bukan soal sombong-sombongan. Tiap sepeda lipat itu memiliki cerita bagi penggunanya. Ada kenangan dan sejarah tersendiri dari tiap-tiap orang. Wajar aja kalau ada orang yang gila-gilaan mau beli seli semahal apapun itu dan ada yang tidak mau melepas sepeda kesayangannya berapapapun nilai yang ditawar,” bebernya. (*)

Artikel Terkait

Back to top button