Sport

Borneo FC Berbahagia Sarawak United Promosi ke Liga Super Malaysia

Kabar baik datang dari penjuru atas Pulau Kalimantan, pasalnya Sarawak United, klub Liga Premier Malaysia (Liga 2) memastikan diri layak promosi ke kasta lebih tinggi yakni Liga Super Malaysia (Liga 1) musim depan.

Keberhasilan Sarawak United promosi ke Liga Super Malaysia juga menarik perhatian klub Liga 1 Indonesia, Borneo FC Samarinda. Melalui twitter resmi mereka, tim berjuluk Pesut Etam itu mengucapkan selamat atas keberhasilan The Golden Hornbill. “Tahniah Sarawak, ayo semarakkan sepakbola lokal Kalimantan,” tulis Borneo FC Samarinda dengan berbahasa khas melayu.

Cuitan itupun dibalas Sarawak United dengan hangat dengan turut mendoakan perjuangan Borneo FC Samarinda dikancah sepakbola Liga Indonesia. Tak sampai disitu, gagasan membuat turnamen yang khusus diikuti klub sepakbola lokal Pulau Borneo juga kembali menyeruak. Apalagi keberhasilan Sarawak United menembus pentas teratas Liga Super Malaysia musim depan jelas menaikkan pamor karena diikuti klub papan atas negeri jiran. “Mungkin, pembentukkan gagasan bola sepak Borneo akan menjadj realiti suatu hari nanti,” balas Akun resmi Sarawak United.

Seperti diketahui gagasan menggelar turnamen khusus klub yang berasal dari Pulau Kalimantan bukanlah hal yang baru. Sebab, pada tahun lampau hal itu pernah sukses dilaksanakan. Sehingga di tengah kejayaan masing-masing klub Pulau Kalimantan di negara masing-masing saat ini, wacana itu bukanlah isapan jempol untuk dilaksanakan kembali. “Hal itu bukan yang mustahil, nanti bisa berupa turnamen pra musim yang diikuti klub Kalimantan di Indonesia dan Malaysia,” respon Abe Hedly, Manager Office Borneo FC Samarinda.

Selain Sarawak United, masih ada Kuching City FC yang juga menghuni Liga Premier Malaysia. Ini belum termasuk Sabah FC yang kini Berman di Liga Super Malaysia. Sementara itu di Brunei Darussalam, terdapat Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC) yang tak kalah keren. Klub ini adalah profesional negara tersebut. Berhomebase di Bandar Seri Bengawan, DPMM FC pernah berkompetisi di Liga Premier Singapore, Liga Super Malaysia sebelum akhirnya sejak tahun 2021 memiliki kompetisi di negara sendiri bertajuk Brunei Super League.

Di Liga Indonesia sendiri saat ini hampir seluruh daerah di Pulau Kalimangan memiliki tim sepak bola profesional. Jumlahnya pun beragam mulai dari Liga 3, Liga 2 hingga Liga 1. Dikasta teratas ada Borneo FC Samarinda (East Borneo) dan Barito Putera Banjarmasin (South Borneo). Di kasta kedua, Persiba Balikpapan (East Borneo), Mitra Kukar (East Borneo) dan Kalteng Putra (Central Borneo). Serta PSTK Tarakan (North Borneo) dan Persipon Pontianak (West Borneo) yang berlaga di kasta ke tiga Liga Indonesia. “Wacana ini bisa saja terlaksana. Sebab sebelumnya di Kalimantan sendiri ada gelaran semacam olimpik yang diikuti semua daerah, Sukan Borneo namanya, jadi hal ini sudah tak asing bagi kami,” pungkas Abe.

Back to top button