Sport

Borneo FC Tersingkir karena Terlalu “Idealis” dengan Pemain Muda

Borneo FC Samarinda harus tersingkir lebih cepat dalam gelaran turnamen pra musim bertajuk Piala Menpora 2021. Bertanding di Grup B di Kota Malang dalam dua laga dari tiga laga yang dijadwalkan, skuad Pesut Etam telah menelan dua kali kekalahan. Praktis satu laga tersisa tak lagi berpengaruh.

Usai dikalahkan Bhayangkara Solo FC 1-0 pada pertandingan pertama lalu, hari ini (27/3/2021) di Stadion Kanjuruhan Malang, Borneo FC takluk 4-0 atas lawannya dari ibu kota, Persija Jakarta.

Empat gol Persija diciptakan Marco Motta di menit 45+4′, Osvaldo Hay menit 50′, Yan Motta menit ke 66′ dan Marco Simic menit ke 87′. Empat gol tanpa balas inilah yang sekaligus memastikan Borneo FC angkat koper lebih cepat dari ambisi merebut trofi juara.

Pada laga Sabtu malam, Borneo FC tampil di luar dugaan. Mario Gomez selaku juru taktik justru menampilkan pemain muda di mayoritas barisan skuadnya. Seperti Arya Gerryan, Ahmad Surahman dan Muhammad Ilhamsyah. Ketiganya adalah pemain asli Samarinda jebolan tim Elite Pro Academy Borneo FC.

Hal berbeda terjadi dengan Persija yang di laga pertama juga takluk 2-0 dari PSM Makassar. Di pertandingan melawan Borneo FC ini mereka tak sedikitpun mengubah komposisi.

Seusai laga, Nabil Husien Said Amin angkat suara terhadap kekalahan telak timnya. Presiden klub muda itu memaklumi jika ini hanyalah turnamen pra musim, namun dia berharap setidaknya mentalitas pemainnya turut terlihat.

“Saya apresiasi pemain muda debutan yang banyak main di pertandingan ini, mental bertanding saya rasa perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Borneo FC berada di dasar klasemen dengan torehan nirpoin. Sedangkan Persija berada setingkat lebih baik dengan koleksi 3 poin. Di atas Persija, PSM Makassar berbagi posisi dengan Bhayangkara Solo FC masing-masing dengan koleksi 4 poin.

Di laga pamungkas nanti, skuad Pesut Etam akan ditantang PSM Makassar. Laga terakhir ini juga jadi ajang pembuktian Borneo FC menutup kiprah di turnmen pra musim, mampukah anak asuh Mario Gomez mengakhiri dengan torehan pahit ataukah justru sebaliknya? (*)

Artikel Terkait

Back to top button