Sport

Pelatih Persik Akui Sudah Kantongi Pola Permainan Borneo FC

Borneo FC Samarinda akan kembali bertarung pada Jumat (10/9) mendatang melawan Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. Meski yang datang merupakan klub yang laga pembukaan menelan kekalahan itu, namun hal itu tak membuat Borneo FC Samarinda bersikap remeh terhadap lawan.

Borneo FC Samarinda sendiri pada laga pertama menyudahi perlawanan dari klub Jawa Timur lainnya, Persebaya Surabaya 3-1, saat melawan Persik Kediri nanti anak asuh Roberto Mario Gomez harus tetap hati-hati.

Terlebih Macan Putih – julukan Persik Kediri – sudah menargetkan bahwa melawan Borneo FC Samarinda sebagai titik balik kebangkitan mereka. “Sekarang mereka memimpin (klasemen) tetapi kami saat ini dalam kondisi siap. Sama seperti lawan Bali United kemarin juga, kami dalam posisi siap. Jika saat penalti kami pada pertandingan pertama kemarin berhasil, hasilnya mungkin akan berbda,” cerita Joko Susilo.

Pelatih kepala Persik Kediri berlisensi AFC Pro itupun mengakui dirinya telah menganalisa pertandingan Borneo FC Samarinda saat menaklukkan Persebaya Surabaya. Namun pelatih yang sempat menjabat sebagai asisten pelatih timnas Indonesia pra piala dunia itu tak ingin membeberkan lebih lanjut sejauh mana dirinya membongkar pola permainan Pesut Etam.

Seluruh pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 saat ini memang bisa dengan mudah dinikmati. Selain untuk menjangkau pendukung yang dilarang ke stadion. Konsisi ini turut membuat juru taktik bisa dengan mudah menganalisa permainan lawan maupun permainan klubnya sendiri langsung melalui smartphone di tangan mereka. :Pasti itu pasti (menganalisa strategi Borneo FC), tapi saya tidak bisa menyampaikannya di sini,” tutup Joko.

Persik Kediri di papan klasemen sementara berada di posisi kedua dari bawah dengan 0 poin. Berbeda terbalik dengan posisi yang ditempati oleh Borneo FC yang berada di posisi pertama. Kondisi ini pun lantah menjadi kelakar akun sosial media twitter Borneo FC, mereka dengan percaya diri membuat caption seakan menyinggung tim-tim yang sedang berada zona merah dengan tulisan “Kompetisi Itu Ibarat Roda Yang Berputar. Kadang Dibawah, Kadang Borneo FC (di atas),” tulis mereka. (SMR)

Back to top button