BacaanSeni

Tiny Indoor Fireworks by Biffy Clyro: Video Klip Berkonsep Social Distancing

Tiny Indoor Fireworks, single terbaru dari raksasa musik rock Skotlandia, Biffy Clyro

Biffy Clyro adalah salah satu band tersukses dari daratan Britania Raya untuk saat ini. Band asal Kilmarnock, Skotlandia yang digawangi Simon Neil dan si kembar Johnston –Ben & James– ini sedang bersiap untuk merilis album studio ke-9 mereka bertajuk: “A Celebration of Endings”. Akan dirilis pada Agustus nanti.

Pada Februari lalu, trio yang sudah terbentuk sejak 25 tahun lalu ini merilis single pertama di album tersebut. Berjudul: “Instant History” yang di ikuti “End Of” pada bulan berikutnya. Kini mereka kembali merilis single terbaru yang berjudul: “Tiny Indoor Fireworks”. Video klipnya tayang per hari Jumat 12 Juni 2020 di kanal YouTube mereka. Video klip ini digarap dengan konsep social distancing. Di mana masing-masing personelnya bermain musik secara terpisah, namun disatukan dalam sebuah animasi gerak yang menarik. Sama seperti penampilan langsung mereka di BBC Radio 1 beberapa waktu lalu.

Jika di “Instant History” musik mereka terselip beberapa tune khas vibro-pop (yang disebut Simon lebih baik daripada harus menyebutnya EDM), maka di “Tiny Indoor Fireworks” ini lebih kental unsur rocknya. Sama seperti ketika mendengarkan rilisan lawas mereka berjudul: “Mountains” –juga– “Balance, Not Symmetry”.

Dan pada “A Celebration of Endings” ini Biffy Clyro menggambarkan sisi mereka secara perspektif orang yang percaya akan hal-hal baik adalah mereka yang nantinya mampu merubah dunia. “Secara keseluruhan, album ini mewakili kami sebagai band dan juga sebagai masyarakat kebanyakan. Di mana kami harus belajar dari banyak hal yang baik dan juga hal yang buruk. Karena kami yakin, semua orang bisa membuat dunia ini menjadi lebih baik. Mungkin terdengar klise, namun itulah kekuatan yang ada dalam diri setiap orang. Karena kami yakin banyak orang baik yang ada di dunia ini. Ada satu lagu di album ini yang berjudul “The Champ”, bercerita tentang “kutukan pria abu-abu”. Kami tahu seringkali orang-orang baik tidak selalu menyuarakan pendapat. Seringkali orang yang bersikap seperti tong kosong lah yang berbicara paling lantang. Dan mereka tidak merefleksikan banyak hal yang terjadi dalam situasi apapun.” Urai sang frontman, Simon Neil ketika menjelaskan konsep album terbaru mereka ini seperti yang dikutip NME.

Untuk band yang sudah berusia seperempat abad, Biffy Clyro terbilang band yang masih sangat produktif. Dalam 5 tahun ini saja mereka telah merilis 3 album studio dan 1 album live dari penampilan di MTV Unplugged. Belum lagi deretan tur berbagai festival dan berkeliling dunia yang menjadikan mereka salah satu headliner eventnya. Namun sayang sekali akibat pandemi yang terjadi saat ini, mereka pun harus melakukan semua kegiatan dari rumah termasuk bermusik.

Baru-baru ini juga mereka merilis merchandise secara terbatas. Seluruh keuntungannya digunakan untuk membantu para tenaga kesehatan yang berjuang di garis depan pandemi covid-19 melalui NHS Charities Together.

“Untuk kami, tahun 2020 ini seperti momen di mana kita harus bersiap menghadapi masa depan. Untuk itulah kita harus mengatur ulang (restart) semuanya kembali dari awal.” jelas Simon mengenai pandemi tersebut.

“A Celebration of Endings” dari Biffy Clyro akan dirilis pada 14 Agustus 2020 nanti.

Artikel Terkait

Back to top button