BacaanSocio Cultural

Virus Corona Semakin Menjadi-Jadi, HIPMI Kota Samarinda Bagi 1000 Paket Sembako

Indonesia saat ini tengah disibukkan oleh penanganan kasus pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan. Tak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah pun dipaksa kerja keras dalam penanggulangan virus corona ini.

Tak terkecuali Samarinda, yang memiliki kasus 1 pasein positif Covid-19. Pemkot Samarinda bahkan telah mengambil langkah taktis untuk menutup penyebaran Covid-19 dengan menutup akses jalur darat dari dan menuju kota Balikpapan. Kota Balikpapan sendiri sejauh ini menjadi kota yang memiliki kasus pasien positif corona terbanyak di Kalimantan Timur. Tak hanya darat, aktivitas hilir mudik di pelabuhan Samarinda juga turut di tutup sementara. 

Penutupan akses ini jelas menjadi perhatian serius, terutama jika ditelisik dari geliat ekonomi. Ya, pelaku ekonomi kelas bawah diprediksi bakal paling merasakan dampaknya. Mereka diantaranya, para ojek online, buruh harian, petani dan banyak lagi. Terlebih, Pemkot Samarinda juga akan memberlakukan jam malam, sehingga diperlukan kepedulian tinggi menyikapi situasi sulit tersebut.

Berangkat dari situasi tersebut, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Samarinda kembali melakukan aksi nyata. Tak hanya sekedar sumbang saran dan pikiran kepada pemerintah daerah, mereka juga turut menyalurkan bantuan berupa 1000 paket sembako kepada warga Samarinda yang membutuhkan. 

Menariknya, paket sembako bukan berasal dari pembukaan donasi umum, melainkan berasal dari patungan seluruh anggota HIPMI Samarinda. Rencananya penyaluran paket sembako ini akan dilakukan pada Kamis (2/4/2020). “Kami berharap ini bisa meringankan beban warga Samarinda yang terimbas dengan adanya kebijakkan ini. Para pengusaha ini tergerak hatinya untuk peduli,” ujar Abdurrasyid Rahman, ketua HIPMI Kota Samarinda.

Sebelumnya beberapa hari lalu, HIPMI Kota Samarinda juga melakukan gerakan sosial di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Mereka mengirimkan puluhan paket makanan dan minuman bagi tenaga medis yang tengah berjuang di garda terdepan memerangi virus corona. Gerakan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan ucapan terima kasih dari para pengusaha di Samarinda terhadap perjuangan tenaga medis. “Ini bentuk kepedulian para pengusaha, sesuai motto HIPMI, pengusaha pejuang, pejuang pengusaha,” terang pria yang akrab disapa Haji Imbit tersebut.

Sementara itu, Haji Imbit turut mengingatkan kepada pemerintah untuk mengantisipasi gejala sosial terkait status karantina wilayah yang semakin merebak di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Kalimantan Timur. “Selain meningkatkan sektor kesehatan, pemerintah kita juga harus menjamin ketersediaan bahan baku, agar tidak terjadi panic buying. Masyarakat juga perlu melihat terbukanya informasi sehingga akan muncul rasa nyaman dari para pelaku bisnis itu sendiri di tengah situasi daruat seperti ini,” pungkas Abdurrasyid Rahman. 

Artikel Terkait

Back to top button