Nonton Apa?Review

Beastie Boys Story, Perjalanan 3 Dekade: Berakhir sebagai Buddhist, Dikenang dengan Fashion dan Pergerakannya

Dokumenter garapan Spike Jonze (Being John Malkovich, Where The Wild Things, Her) dengan durasi 120 menit ini menceritakan perjalanan karir dari grup Rap/Hip Hop legendaris New York City, Beastie Boys. Pada tahun 1978 berawal dari sekumpulan anak muda yang tergabung di band bernama The Young Aborigines dan biasa memainkan musik Hardcore Punk di klub kecil sekitaran kota New York, yang akhirnya mengubah haluan ke ranah Hip Hop setelah ditinggal beberapa personelnya dan kemudian merekrut bassist bernama Adam Yauch aka MCA yang juga pencetus ide untuk mengubah nama band mereka menjadi Beastie Boys.

|Tidak lama berselang Adam Horovitz aka Ad Rock pun bergabung menjadi gitaris dan mereka pun merilis single “Cookie Puss” di tahun 1983 yang memberikan jalan anak muda ini menuju kesuksesan di skena lokal.

Namun ketika single tersebut meledak di pasaran, salah satu personel mereka, Kate Schellenbach memutuskan untuk keluar. Akibatnya, posisi drummer kosong. Ini membuat Michael Diamond aka Mike D yang sebelumnya berperan sebagai vokalis, kini juga bertindak sebagai drummer.  Untuk diketahui, selain bermain instrumen, masing-masing personel Beastie Boys juga bisa bernyanyi dan rapping. Beastie Boys pun akhirnya menyisakan Ad Rock, MCA, dan Mike D.

Ad Rock dan Mike D bergantian menceritakan awal perjalanan karir mereka tersebut di hadapan para audiens yang hadir. Dihimpun dalam beberapa bagian (chapter), mulai dari band yang hanya bermain di klub kecil dan di tonton 15 orang, lalu bertemu produser dan juga pencipta label rekaman Def Jam, Rick Rubin dan Russell Simmons yang berjasa menciptakan karya fenomenal mereka “Licensed To Ill”, hingga membuka jalan menjadi opening Madonna, sampai pergi tur dengan grup hip hop idola mereka Run DMC. Perlahan 3 anak muda berusia 20 tahunan ini mulai dikenal di seluruh Amerika, Eropa hingga Asia hingga bubarnya mereka pasca kepergian MCA karena kanker pada 2012 silam. 

Semua disampaikan secara lugas dan sedikit emosional di depan layar raksasa yang menampilkan foto dan video dokumentasi perjalanan mereka di masa lampau. Seperti ketika Ad Rock bercerita bahwa semua tidak lagi sama saat kesuksesan mulai menghampiri mereka, di usia mereka yang masih sangat muda, hari-hari mereka hanya dihabiskan untuk bersenang-senang, namun di lain sisi mereka merasa jauh dari orang-orang terdekatnya, hingga mereka jemu dan akhirnya memutuskan harus berpisah untuk sementara waktu guna menata hidup mereka kembali.

Tidak berselang lama, atas inisiatif MCA, mereka pun kembali untuk membuat ide kreatif bersama. Memutuskan keluar dari Def Jam lalu bergabung ke label rekaman Capitol Records, mereka merilis album kedua “Paul’s Boutique” di pada 1989. Namun proyek ini dinilai gagal mendulang kesuksesan seperti album debut mereka “Licensed To Ill”. Tetapi Beastie Boys tidak menyerah. Dihadapkan dengan kondisi finansial yang kian menipis karena kebiasaan hura-hura, kini mereka memutuskan untuk lebih serius menggarap karya terbaru yang dimulai dari berpindah ke hunian sederhana di pinggiran LA. Jauh dari hingar bingar Hollywood dan segala kemewahannya. Mereka lalu membuat studio dan fokus membuat karya di sana.

Dari situlah mereka akhirnya membuat album “Check Your Head” pada 1992 dan “Ill Communication” di 1994. Di album terakhir itulah mereka menelurkan sebuah lagu paling dikenang dari trio ini: Sabotage. Dimulai dari intro bass MCA yang konstan terdengar sampai akhir track, ketukan drum Mike D, dan teriakan Ad Rock dengan suara cempreng yang khas, plus raungan distorsi gitarnya berhasil dipadukan dengan turntable scratch, pukulan bongo serta keyboard yang menghasilkan harmonisasi apik namun tidak biasa. Dan membuat single ini berhasil memasuki tangga lagu Billboard 100 pada 1994.

Tidak cukup sampai di situ, di tahun yang sama video klip untuk Sabotage (yang juga di garap oleh Spike Jonze) berhasil menyabet 5 nominasi di MTV Video Music Awards. Sabotage sendiri masuk ke dalam urutan 480 dalam 500 Lagu Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone. Tidak hanya itu, Q Magazine, VH1, dan Pitchfork Media juga memasukan lagu ini ke dalam daftar terbaik versi mereka. Lagu ini pun seperti titik balik proses pendewasaan mereka.

Menuju bagian akhir, Ad Rock dan Mike D mengenang sosok MCA yang berjuang melawan kanker di sisa hidupnya. Ad Rock dan Mike D menyebut sosok karib mereka tersebut sebagai seorang yang gigih, jenius, namun penuh dengan teka-teki.

Keputusannya untuk mendalami ajaran Buddha sebagai jalan hidupnya pun sangat di apresiasi oleh mereka. Bukti keseriusan MCA sebagai Buddhist terlihat saat ia membuat organisasi non profit bernama Milarepa Funds dan menggagas Tibetan Freedom Concert di tahun 1996 yang menampilkan Beastie Boys, Red Hot Chilli Peppers, Rage Against The Machine, Smashing Pumpkins, De La Soul, dan lain-lain, yang seluruh keuntungannya digunakan untuk memperjuangkan hak asasi manusia di Tibet. 

Selain sebagai Buddhist, MCA juga dikenal sebagai pejuang feminis dan penggiat anti diskriminasi perang terhadap negara Arab dan warga muslim. Beastie Boys pun akhirnya menyatakan bubar setelah meninggalnya MCA di tahun 2012. Selama lebih dari 30 tahun perjalanan musiknya, mereka berhasil merilis 7 album, yaitu Licensed To Ill (1986), Paul’s Boutique (1989), Check Your Head (1992), Ill Communication (1994), Hello Nasty (1998), To The 5 Borough (2004), The Mix Up (2007), dan Hot Sauce Commitee Part Two (2011).

Itulah sebab, banyak pihak yang mengenang Beastie Boys tidak hanya dari segi musik mereka, namun juga style fashion ikonik yang mereka tampilkan, serta pergerakan yang mereka perjuangkan

Artikel Terkait

Back to top button