Masak Apa?Review

Membuat Steak di Rumah Bukan Mustahil Lagi: Bahan-bahannya Sudah Mudah Didapatkan

Siapa yang belum pernah mencoba makan steak? Ya mungkin sebagian Samarindans —sebutan warga Samarinda— ada yang sudah mencobanya di restoran di Samainda ataupun yang ada di luar kota.

Steak tergolong makanan mewah karena menggunakan bahan dasar daging sapi bagian tertentu yang bisa diolah menjadi steak. Macamnya pun tergolong banyak. Ada sirloin, tenderloin, rib eye, tomahawk, dan banyak lagi lainnya. Belum lagi jenis dagingnya, yang termasuk istimewa adalah daging wagyu dari Jepang. Karena karakteristik dagingnya yang bercorak marbel dari lemaknya.

Dikarenakan dalam situasi pandemi yang cukup riskan jika ingin memakan steak langsung ke restoran, kali ini Mahakama.co akan mencoba memasak sendiri steak dengan metode pan seared. Bahan-bahannya pun sudah mudah untuk ditemukan di beberapa toko swalayan yang tersebar di Samarinda.

Pertama-tama kami membeli daging potongan sirloin. Karena daging ini cukup banyak ditemukan di toko swalayan. Beratnya pun dalam satu slice mencapai sekitar 300 gram dengan ketebalan daging 2 sentimeter sampai 3 sentimeter. Ukuran ini umum kita temui walaupun jika ditonton di YouTube ada juga sirloin yang berukuran lebih tebal. Tetapi tak masalah, yang ini pun sudah cukup.

Mahakama.co
Bahan dan alat memasak steak sirloin

Selanjutnya bahan lain yang disiapkan adalah minyak. Bukan sembarang minyak, kalau bisa gunakan minyak zaitun atau olive oil dengan tipe light virgin oil, karena akan sangat cocok jika dipadupadankan dengan daging steak. Minyak zaitun biasanya juga digunakan untuk salad.

Bumbu yang digunakan cukup sederhana yakni paduan antara garam dan merica hitam, namun gunakan garam laut untuk rasa gurih yang lebih menyerap ke dalam daging. Lalu siapkan pula, bawang putih cukup 2 siung, daun rosemary (yang kering juga gak apa) dan unsalted butter. Siapkan juga penjepit gorengan untuk membolak-balik daging yang akan dimasak nanti.

Persiapan memasak dimulai dengan membuat daging agar tidak beku, yakni menaruhnya pada suhu ruangan kira-kira selama 30 menit. Setelah itu taburkan garam dan merica pada permukaan daging just like Nusr Et aka Salt Bae. Lalu pijat-pijat dagingnya agar bumbunya meresap kedalam.

Siapkan wajan yang sudah diisi dengan minyak zaitun. Lalu panaskan wajan. Masukan daging ke wajan dan balik daging setiap 30 detik sekali selama 5 menit untuk mendapatkan hasil well done. Jika ingin hasil rare atau medium rare persingkat waktu memasaknya segingga mendapatkan hasil steak yang diinginkan. Oh iya, untuk hasil steak pun beragam jenisnya tergantung selera yakni rare untuk tingkat kematangan daging yang rendah, medium rare untuk setengah matang dengan bagian tengah dagingnya masih merah dan juicy lalu ada juga well done dengan kematangan sempurna namun dagingnya empuk tidak alot.

Pada saat sudah dirasa cukup waktu memasaknya (tergantung hasil daging seperti apa yang diinginkan) masukan unsalted butter, daun rosemary dan bawang putiih ke dalam wajan. Siram-siram permukaan daging secara merata. Lakukan hal ini dalam waktu yang tidak lama agar tidak overcooked. Lalu angkat daging dan biarkan dagingnya rest selama 10 menit.

Rest di sini maksudnya adalah mendiamkan daging setelah dimasak. Tujuannya ialah untuk memberikan waktu agar juice yang keluar dari daging selama memasak bisa terserap kembali ke dalam daging sehingga membuat rasanya lebih tasty.

Mahakama.co
Daging yang sudah masak memasuki fase rest

Setelah itu potong-potong daging sesuai selera dengan ukuran bite size sehingga mudah dikunyah. Lebih cocok jika ada sauce cocol, umumnya pilihannya adalah mushroom sauce atau blackpaper sauce.

Mahakama.co
Daging sirloin yang sudah masak, berikan garnish pada piring sesuai selera

Cobain gih bikin steak. (*)

Artikel Terkait

Back to top button