GameMain Apa?ReviewTekno

Pikuniku dan Revolusi Kecil Melawan Penghancur Lingkungan

Pikuniku adalah sebuah game ringan dengan tema petualangan dystopia. Awalnya iseng aja beli game ini karena tertarik sama harganya yang saat itu lagi diskonan di Nintendo e-Shop. Namun seperti pepatah don’t judge book by it cover, dari tampilan desain cover-nya saja kami mengira ini adalah game edukasi untuk anak-anak balita.

Saat memainkan game ini pertama-tama kita langsung diperkenalkan dengan Mr. Sunshine tokoh antagonis dalam cerita game ini. Mr. Sunshine adalah konglomerat dalam universe Pikuniku yang mengambil hasil alam dengan robot raksasanya dan menukarnya dengan koin emas. Tokoh utama kita yang berbentuk bulat berwarna merah, hanya memiliki mata dan dua kaki dibangunkan oleh hantu dalam gua di kaki gunung. Dari sinilah petualangan akan dimulai.

Pikuniku mengkombinasikan permainan petualangan, puzzle dan dalam beberapa situasi tertentu jika menemukan ruang tersembunyi kita bisa memainkan mini game dalam game ini, bahkan dengan tema NES (Nintendo Entertainment System) di mana kita musti mencari cartidge dulu baru bisa memainkan game-nya. Dibalik grafisnya yang indah dan nampak menyenangkan, cerita game ini sendiri sangat menarik dan bahkan relate dengan kehidupan nyata manusia saat ini.

Mengambil tema dystopia yakni suatu kondisi yang tidak didambakan, dimana Mr.Sunshine mengelabui komunitas masyarakat yang terbagi menjadi 3 spesies dengan mengambil hasil alam mereka. Spesies pertama penghasil jagung, mereka menanam jagung dan hasil panennya semua diambil oleh Mr. Sunshine dengan menukarnya dengan koin emas. Spesies kedua tinggal di hutan, melalui robot-robot raksasa hutan dipotong habis sehingga tempat tinggal mereka menjadi terancam. Spesies ketiga berbentuk cacing yang mana tempat tinggal mereka di bawah tanah menjadi kekeringan karena air danau di permukaan tanah disedot habis oleh robot-robot Mr. Sunshine. Dua spesies pertama diiming-imingi dengan koin emas yang bahkan mereka sendiri tidak membutuhkannya, belum lagi pendistraksian masyarakat dengan memberikan hiburan yang juga tidak mereka butuhkan namun tetap mereka lakukan dengan sadar.

Mahakama.co

Tugas dari tokoh utama kita adalah membantu tokoh-tokoh aneh dari ketiga spesies tadi untuk mengatasi perjuangan, mengungkap konspirasi, dan memulai revolusi kecil yang dikemas dengan menyenangkan dalam petualangan dystopian.

Game ini sebenarnya sudah rilis di awal tahun 2019 dengan Sectordub yang berbasis di London dan Paris sebagai developer-nya. Tetapi baru kami mainkan saat gabut Work From Home (WFH). Bagi yang enggak mau main game terlalu berat dengan gameplay yang lama, Pikuniku bisa menjadi alternatif untuk game selingan kalian. (*)

Platform : Nintendo Switch / PC / Macintosh / Linux

Artikel Terkait

Back to top button