E-SportGameMain Apa?Review

Valorant, Permainan Tembak Menembak Nge-Pop yang Siap Jadi Primadona

Developer game yang terkenal karena League of Legends, Riot Games resmi meluncurkan game online multiplayer di platform PC dengan genre first person shooter (FPS) 5vs5 berjudul Valorant.

Dirilis pada 2 Juni, game ini langsung mendapat respon positif dari para gamers seluruh dunia. Mengusung konsep game FPS dengan tempo yang cepat, Valorant langsung mengingatkan pada game legendaris Counter Strike. Apalagi didalam game ini ditampilkan dua tim dengan lima anggota di masing-masing tim yang saling bertarung dalam beberapa mode. Persis seperti game Counter Strike. Namun ada sedikit modifikasi dalam game ini yaitu kehadiran berbagai karakter yang disebut “Agents” dengan keunikan masing-masing. Jadi bisa dibayangkan Valorant adalah hasil kombinasi dari dua game; Counter Strike dan Overwatch.

Alur kontrol dan taktik dalam Valorant mudah untuk dijelaskan, untuk diawal kamu akan dijelaskan tentang beberapa skill mendasar didalam game ini. Dan jika kamu sudah familiar dengan berbagai game bertema first person shooter (FPS), tentu akan mudah untuk memahaminya. Para pemain nantinya akan saling berhadapan dalam mode putaran sebanyak 24 ronde, membeli berbagai persenjataan kemudian jika kamu ditugaskan sebagai tim Attack tugasmu adalah mengaktifkan bom di tempat yang sudah ditentukan. Dan jika kamu berada di tim Defense, tugasmu adalah menjinakkan bom tersebut.

Walaupun game ini cukup menyenangkan untuk dimainkan, namun butuh dedikasi yang cukup lama dari pemain karena jumlah rondenya yang cukup banyak dan memakan waktu untuk menyelesaikannya. Apalagi jumlah peta dan mode di Valorant masih minim yang berpotensi membuat rasa bosan hadir saat bermain game ini. Namun, tentunya Riot Games masih akan memberikan update-update terbaru di masa depan.

Valorant juga berpotensi akan menjadi cabang eSport favorit nantinya. Dengan tempo cepat dan mengutamakan presisi dan skill cekatan dari setiap pemainnya, bisa dibayangkan game ini akan jadi game yang sangat seru saat ditandingkan di turnamen eSport. Selain itu, dengan grafis yang tidak terlalu detail dan nge-pop, Valorant juga tidak membutuhkan spesifikasi komputer kelas atas untuk bisa menjalankan game ini.

Valorant didistribusikan secara cuma-cuma dalam format free to play. Itu artinya kita bisa mengunduh dan mengakses semua konten didalam game ini secara gratis. Tentunya ada Store yang menjual berbagai item tambahan untuk menghadirkan pengalaman bermain lebih seru lagi. Bahkan Riot Games langsung menghadirkan fitur bayar saat pembelian item yang sangat mudah untuk pengguna dari Indonesia dengan menggunakan Transfer ATM, Doku, hingga GoPay.

Artikel Terkait

Back to top button